Dokumentasi Pribadi |
Atas izin Allah di akhir Desember 2024 yang lalu, aku dan mama mendapat kesempatan umroh untuk pertama kalinya. Sebuah perjalanan spiritual yang sebenarnya sudah lama aku impikan. Sejak kecil sekitar SD tepatnya aku sudah menyebut-nyebut ingin umroh dan haji tiap kali ada guru atau tetangga yang berangkat. Aku rela mendatangi, meminta doa dan mencium tangan mereka. Saat itu aku pun belum tahu apa manfaat yang kudapat jika aku umroh dan haji. Yang kutahu hanyalah Mekkah dan Madinah adalah dua kota suci umat islam.
Sesampainya
di tanah suci, baru aku tahu bahwa begini rupanya kenapa manusia
berbondong-bondong untuk berulang kali kembali ke Mekkah dan Madinah. Umroh
ternyata memang ibadah penuh pengorbanan berupa pengorbanaan harta, fisik dan
keyakinan.
1. Keistimewaan Madinah
Madinah
memiliki nama lengkap al-Madinah al-Munawwarah artinya adalah kota yang
bercahaya atau kota yang cemerlang. Madinah adalah merupakan kota suci yang
mana di kota tersebut terdapat dua dari empat masjid paling suci tempat Nabi
Muhammad beribadah yaitu Masjid Nabawi dan Masjid Quba.
Masjid
Nabawi adalah masjid terbaik setelah Masjidil Haram. "Salat di Masjidku
ini lebih baik dari seribu salat di masjid lain, kecuali Masjidil Haram."[HR.Bukhari
dan Muslim]. Di Masjid Nabawi ini terdapat Raudah. Raudah adalah salah
satu diantara taman surga. Nabi bersabda."Lokasi yang berada diantara
rumahku dan mimbarku adalah salah satu dari taman surga.[HR.Bukhari dan
Muslim]
Selain
itu, terdapat pula Masjid Quba. Masjid Quba adalah masjid yang pertama kali
dibangun oleh nabi. Rasulullah bersabda dalam hadits yang diriwayatkan dari
Sahal ibnu Hunaif: "Barang siapa yang keluar untuk mendatangi
mesjid ini—Mesjid Quba—kemudian shalat di dalamnya, maka ia mendapatkan pahala
seperti pahala umrah." [HR. An-Nasâ'i]. Dalam hadits lain yang
diriwayatkan dari Usaid ibnu Zhuhair, Nabi juga bersabda, "Shalat
di Mesjid Qubâ` laksana umrah." [HR. At-Tirmidzi]
2. Keistimewaan Makkah
Makkah
berasal dari kata "imtakka', yang artinya mendesak atau mendorong. Kota
ini disebut Makkah karena manusia berdesakan di tempat tersebut. Di Makkah
terdapat Ka’bah yang merupakan kiblatnya umat muslim. Rasulullah SAW bersabda, "Tidak
ada satu pun negeri melainkan akan diinjak Dajjal, kecuali Makkah dan Madinah.
Tidak satu pun lorong menuju kota tersebut, kecuali di sana terdapat para
Malaikat yang berbaris, menjaga kota tersebut." (HR. Al-Bukhari). Salat di
Masjidil Haram pahalanya serratus ribu kali salat di masjid lain.
Dari
Jabir, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Shalat
di masjidku (Masjid Nabawi) lebih utama daripada 1000 shalat di masjid lainnya
selain Masjidil Harom. Shalat di Masjidil Harom lebih utama daripada 100.000
shalat di masjid lainnya.” [HR. Ahmad dan Ibnu Majah]